ANALIS MARKET (25/11/2021) : IHSG Berpeluang Menguat Hingga Ke Resistance Di Kisaran 6.754 – 6.784

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (24/11), IHSG ditutup sedikit lebih tinggi sebesar 0,08% ke level 6.683,28.

Investor asing mencatatkan net buy lagi sebesar Rp 420 miliar (semua pasar).

Di sisi lain, mayoritas indeks utama Wall Street berhasil rebound setelah sempat melemah karena Risalah Fed menunjukkan bahwa kebijakan Fed akan menyesuaikan dengan laju pembelian dan peningkatan aset suku bunga lebih cepat dari yang diantisipasi jika inflasi terus berjalan tinggi, sambil mengakui bahwa jalur ekonomi terus bergantung pada perkembangan kasus aktif Covid.

Sedangkan dari sektor komoditas, harga emas tergelincir ke level terendah dalam tiga minggu karena data ekonomi AS yang kuat mendongkrak nilai tukar dolar AS dan imbal hasil Treasury AS.

Selain itu, harga minyak mentah ditutup stabil pada tren penurunan, karena investor mempertanyakan efektivitas rilis cadangan minyak strategis yang dipimpin AS dan mengalihkan fokus ke bagaimana produsen akan merespon.

Adapun secara teknikal analis, kemarin (24/11), IHSG ditutup sedikit lebih tinggi dengan candle bearish. Indikator stochastic bullish, histogram MACD adalah bergerak ke arah positif (garis miring) dan volumenya turun.

“Jika IHSG bergerak bullish lagi, ada berpeluang untuk semakin menguat hingga ke resistance di kisaran 6.754 – 6.784. Jika IHSG bergerak bearish, itu bisa terus turun untuk mendukung di kisaran 6.675 – 6.690,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (25/11/2021).