ANALIS MARKET (24/11/2021) : IHSG Berpeluang Bergerak Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (23/11), IHSG ditutup melemah 0,68% ke level 6.677,88 sejalan dengan gerakan mayoritas indeks Asia ditutup melemah.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 94,05 miliar (semua pasar).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi (S&P dan Dow rebound, Nasdaq jatuh) karena investor melihat Data PMI menunjukkan pemulihan ekonomi yang kuat sementara hasil Treasury meningkat.

Sedangkan dari sektor komoditas, harga minyak ditutup ke level tertingginya dalam sepekan setelah Amerika Serikat dan negara konsumen lainnya melepaskan puluhan juta barel minyak dari cadangan strategis mereka namun gagal mendinginkan pasar.

Adapun harga emas turun hampir 1% menjadi yang terendah dalam tiga minggu karena pemilihan kembali Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang cenderung memperlambat kenaikan suku bunga yang lebih cepat, memperkuat dolar dan imbal hasil Treasury.

Sementara itu, secara teknikal analis, kemarin (23/11), IHSG ditutup turun dengan candle bearish. Indikator stokastik lemah, histogram MACD adalah bergerak negatif (garis miring) dan volume jatuh.

Jika IHSG bergerak bearish, bisa berlanjut ke bawah untuk mendukung di kisaran 6.621 – 6.651. Jika IHSG bergerak bullish lagi, ada peluang untuk lebih lanjut menguat hingga resistance di kisaran 6.704 – 6.714. Hati-hati jika gerakannya cenderung bergerak di bawah support, tren turun akan melanjutkan.

“Pergerakan hari ini, ada peluang untuk rebound setelah menyentuh tren resistensi jangka pendek. Fokus pasar berikutnya dari eksternal terkait dengan rilis beberapa data ekonomi AS dan rapat FOMC,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (24/11/2021).