10 Persen Dari jumlah Anggota Bursa Belum Siap Tutup Kode Perdagangan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menutup kode Anggota Bursa (AB) dalam tampilan perdagangan saham mulai tanggal 6 Desember 2021.

Sayangnya, masih terdapat 10 persen dari 95 AB yang sampai saat ini belum siap menerapkannya.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Inkubasi Bisnis BEI, Irmawati Amran dalam acara Edukasi Wartawan Pasar Modal terkait Sosialisasi Proyek Pre-Closing dan Penutupan Kode Broker secara daring, Rabu (24/11/2021).

“Implementasi penutupan kode broker ini, (baru) 90 persen dari total AB (yang) sudah siap, Maksudnya, sudah siap sekarang dan mayoritas di 6 Desember 2021 sudah siap,” kata dia.

Ia melanjutkan, Bursa dan seluruh anggota bursa kembali akan melakukan pertemuan pada tanggal 27 November 2021 .

“Kita harap saat itu tidak ada lagi masalah, Sehingga bisa diterapkan pada tanggal 6 Desember 2021,” kata dia.

Ia menjelaskan, selama jam perdagangan bursa, kode anggota dalam tampilan (Jakarta Automated Trading System) akan di tutup. Tapi usai penutupan perdagangan, Bursa akan mendistribusikan informasi transaksi secara lengkap termasuk kode anggota perdagangan.

Ia menambahkan, selang enam bulan dari penerapan penutupan kode AB itu, Bursa juga akan menutup informasi domisili investor selama jam perdagangan bursa.

“Sama seperti penutupan kode perdagangan AB, penutupan informasi investor asing atau domestik juga untuk mendorong investor melakukan analisa dalam berinvestasi bukan ikut-ikutan,” jelas dia.

Sementera itu, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy menjelaskan, bursa pada tanggal 6 Desember 2021, mulai menerapkan penetapan harga penutupan perdagangan berdasarakan acak atau random.

Jelasnya, dalam dua menit pra penutupan yakni pukul 14.58 hingga 15.00 akan dipilih satu harga yang akan digunakan untuk penutupan perdagangan.

“Ini untuk menghindari pembentukan harga penutupan turun atau naik (marking the close down atau up),” kata dia.