Siap Beroperasi, Menhub : Penerbangan Perdana Bandara Ngloram Oleh Citilink

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan, Bandara Ngloram yang berada di Blora, Jawa Tengah dipastikan sudah dapat beroperasi pada 26 November mendatang. Hal tersebut diungkapkannya saat meninjau Bandara Ngloram, Rabu (10/11).

Setelah beroperasi, dijadwalkan akan ada penerbangan perdana dari bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) menuju bandara Ngloram (Blora).

"Hari ini, saya sengaja ke Ngloram, karena tanggal 26 akan ada penerbangan perdana oleh CitIlink. Jadi saya memastikan apakah landasannya bagus, apakah safety-nya memenuhi, karena safety berkaitan dengan pagar, berkaitan dengan PPK. Dan juga bangunan ini," kata Budi Karya Sumadi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi memuji desain terminal keberangkatan dan kedatangan bandara Ngloram yang terlihat artistik dan karakteristik Kabupaten Blora.

"Kalau dilihat bangunan-nya bagus sekali ini. Ini desainnya hasil dari sayembara. pemenang sayembara dari bandara Ngloram," katanya.

Menteri Budi ingin memastikan fasilitas bandara telah memenuhi aspek keselamatan jelang dimulainya penerbangan komersial.

Namun begitu, dia meminta ada sedikit perbaikan - perbaikan di beberapa bagian di bandara Ngloram.

"Tapi beberapa saya minta adanya sesuatu perbaikan – perbaikan, Insya Allah pada operasional nanti berjalan dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut Budi menerangkan, ke depan, untuk kota - kota kecil di pulau Jawa akan di konektifitas kan menggunakan pesawat jenis ATR.

"Satu konsep baru dari kota - kota kecil di Jawa itu, memang kita akan mengembangkan. Pengembangan dengan menggunakan ATR pesawat dengan baling - baling, agar daerah jangkaunya lebih merata. Sebagai contoh dari Jakarta ke Cilacap. Dari Jakarta ke Cepu. Terus ada lagi beberapa kota seperti pangandaran dan sebagainya," terangnya.

"Nah ini membuat konektivitas lebih pasti dan juga tidak menimbulkan suatu Crowded. Bayangkan, orang yang ada di Cepu dari Semarang itu 5 jam, dari Surabaya juga 5 jam. Naik kereta 3 jam. Jadi tanggung sekali. Dari Jakarta mau ke sini (Cepu) hanya 1,5 jam. Jadi efisiens. Distribusi dari pada titik titik pengembangan dibeberapa tempat lebih merata," tambahnya.

Sebagai informasi, Bandara Ngloram mulai dibangun oleh Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Udara sejak tahun 2018 sampai dengan 2021.

Sebelumnya, Bandara Ngloram adalah milik PT Pertamina yang dibangun untuk menunjang operasional perusahaan dan sudah tidak beroperasi lagi sejak tahu 1984.

Saat ini, Bandara Ngloram memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1500m x 30m, taxiway 142m x 23m, Apron 90m x 60m dan terminal penumpang seluas 3.526 meter persegi.

Sementara, dalam pembangunan bandara ini melibatkan masyarakat sekitar melalui program padat karya yang telah menyerap banyak tenaga kerja.