Cisarua Mountain Dairy Incar Dana Hingga Rp3,7 Triliun Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk tengah mengincar dana hingga Rp3,7 triliun dari pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Mengutip prospektus IPO calon emiten produsen makanan  dan minuman olahan susu ini, Rabu (10/11/2021), disebutkan bahwa perseroan akan melepas sebanyak 11.902.030 lot atau sebanyak 1.190.203.000 lembar bernominal Rp10 per lembar.

Jumlah saham itu setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sedangkan kisaran harga penawaran berada di Rp2.780 hingga Rp3.160 per lembar saham. Sehingga pemegang merek dagang Cimory akan meraup dana sebesar Rp3,3 triliun hingga Rp3,7 triliun.

Untuk memuluskan rencana ini, perseroan telah menunjuk CLSA Sekuritas Indonesia dan Mandiri Sekuritas selaku penjamin pelaksana efek.

Bersama kedua anggota bursa itu, perseroan akan mulai melakukan penawaran awal pada tanggal 10 hingga 17 November 2021.

Diharapkan OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 26 November 2021. Jika begitu, masa penawaran umum akan berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember 2021.

Setelah memegang dana dari IPO, maka dialokasikan 33 persen untuk belanja modal yang berkaitan dengan penambahan kapasitas untuk fasilitas produksi dalam bentuk properti, pabrik dan peralatan.

Selebihnya, 25 persen akan digunakan untuk penyetoran modal pada Entitas Anak, yaitu PT Macroprima Panganutama. Lalu sekitar 20 persen akan digunakan untuk penyetoran modal pada Entitas Anak yaitu PT Macrosentra Niagaboga. 

Terakhir, sekitar 15 persen akan digunakan untuk belanja modal yang berkaitan dengan ekspansi saluran distribusi dalam bentuk penambahan sekitar 68.000 chiller di toko dan retail, dan sarana pendukung terkait peningkatan jumlah Miss Cimory yang meliputi fasilitas pelatihan dan pengembangan.

Terakhir, sekitar 7 persen akan digunakan untuk modal kerja yaitu pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari.