Beban Picu LPKR Rugi Rp573 Miliar Pada Akhir September 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Lippo Karawaci Tbk (IDX: LPKR) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp573,297 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, atau terpapas 75,51 persen dibanding periode sama tahun 2020 yang menembus Rp2,34 triliun.

Seiring dengan itu, rugi per saham menyusut menjadi Rp8,1, sedangkan akhir September 2020 mencapai Rp33,16.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2021 tanpa audit emiten properti Grup Lippo yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/11/2021).

Jelasnya, pendapatan perseroan naik 44,2 persen menjadi Rp10,951 triliun. Rincinya, pendapatan pengembangan perumahan naik 26,17 persen menjadi Rp2,989 triliun.

Senada, pendapatan dari layanan rumah sakit naik 46,72 persen menjadi Rp5,888 triliun. Bahkan pendapatan pusat perbelanjaan melonjak 325,28 persen menjadi Rp1,11 triliun.

Walau beban pokok pendapatan membengkak 47,21 persen menjadi Rp6,286 triliun, tapi laba kotor naik 38,49 persen menjadi Rp4,465 triliun.

Sayangnya, beban keuangan membengkak 60,8 persen menjadi Rp1,89 triliun dan beban pajak melonjak 152 persen menjadi Rp504,97 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 21,59 persen menjadi Rp63,064 triliun. Hal itu dipicu utang obligasi yang naik 56,12 persen menjadi Rp18,015 triliun.

Patut diperhatikan, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi mencapai Rp936,43 miliar, atau menyusut 0,2 persen menjadi Rp938,99 miliar.