Formosa Ingredient Factory Incar Rp39 Miliar Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Formosa Ingredient Factory Tbk, perusahaan makanan dan sirup ini akan menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak 140 juta lembar saham bernominal Rp50 per saham.

Adapun dana hasil IPO akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku.

Melansir prospektus perseroan yang diunggah pada wahana e-IPO Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/10/2021), bahwa perseroan telah menetapkan kisaran harga penawaran saham perdana itu mulai Rp250 hingga Rp280 per saham.

Sehingga calon emiten industri makanan dan minuman ini berpotensi meraup dana sebesar Rp35 miliar hingga Rp39,2 miliar.

“Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk  modal kerja sebagai pembelian bahan baku, bahan penunjang, biaya operasional dan biaya memperluas jaringan pemasaran ke daerah-daerah lain guna mendukung pertumbuhan Perseroan kedepannya,” tulis manajemen PT Formosa Ingredient Factory Tbk.

Untuk memuluskan rencana itu, telah ditunjuk Victoria Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek. Selanjutnya, secara bersama akan mulai melakukan penawaran awal pada tanggal 5 hingga 11 Oktober 2021.

Perseroan berharap, OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 21 Oktober 2021. Jika demikian, dilanjutkan dengan masa pemawaran umum pada tanggal 22 hingga 28 Oktober 2021 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 1 November 2021.

Usai IPO, masyarakat akan memegang sebanyak 12,11 persen porsi saham perseroan. Sedangkan porsi kepemilikan Hengky Wijaya turun menjadi 24,92 persen dari 28,35 persen; PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk susut menjadi 23,71 persen dari 26,98 persen; Texture Maker Enteprise Co Ltd turun menjadi 22,15 persen dari 25,2 persen.

Mengacu pada laporan keuangan per 31 Maret 2021 telah audit, perseroan membukukan penjualan Rp13,223 miliar dan laba tahun berjalan sebesar Rp2,97 miliar. Sedangkan aset perseroan tercatat sebesar Rp80,26 miliar.