Beban Karyawan Bengkak, BANK Rugi Rp60 Miliar Pada Akhir September 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp60,725 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, atau memburuk dibandingkan periode sama tahun 2020 yang membukukan laba bersih sebesar Rp58,482 miliar.

Akibatnya, emiten bank itu harus mencatatkan rugi per saham dasar Rp6,82, sedangkan di akhir September 2020 masih membukukan laba per saham dasar Rp7,14.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2021 tanpa audit BANK yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/10/2021).

Padahal, hak bagi hasil milik bank tumbuh 12,63 persen menjadi Rp27,529 miliar dan pendapatan usaha melonjak 991,78 persen menjadi Rp797 juta.

Sayangnya, beban operasional membengkak 158,77 persen menjadi Rp87,163 miliar. Hal itu dipicu beban umum dan administrasi yang membengkak 127,3 persen menjadi Rp36,111 miliar, ditambah gaji dan kesejahteraan karyawan yang membengkak 262,44 persen menjadi Rp50,018 miliar.

Akibatnya, perseroan menderita rugi operasional mencapai Rp62,394 miliar, atau memburuk dibandingkan akhir kuartal III 2020 yang hanya tercatat Rp9,099 miliar.

Anehnya, bank syariah ini tidak mencatatkan serupiah pun piutang murabahah. Tapi berinvestasi pada surat berharga senilai Rp1,062 triliun, atau naik 74,67 persen dibandingkan akhir tahun 2020 sebesar Rp608,72 miliar.

Sedangkan dana syirkah temporer menyusut sedalam 5,08 persen menjadi Rp38,12 miliar. Sehingga aset terkumpulkan naik 63,93 persen menjadi Rp1,182 triliun.