Indeks Kospi Turun 0,77 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 23,59 poin, atau sekitar 0,77 persen, pada Rabu (27/10/2021), menjadi 3.025,49.

Volume perdagangan moderat mencapai 598 juta saham senilai 10,1 triliun won atau sekitar US$8,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 626 berbanding 232.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “Kinerja cemerlang para emiten pada kuartal ketiga menimbulkan kekhawatiran hasil serupa tidak akan tercapai pada kuartal selanjutnya sehingga memicu terjadinya aksi jual,” jelas Yang Hye-Jeong, analis DS Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 293 miliar won dan 350 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 614 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 1,41 persen dan 0,49 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,6 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing meningkat 0,48 persen dan 2,16 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.170 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,8 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 5,30 poin, atau sekitar 0,07 persen, menjadi 7.448,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 36,54 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 3.561,10. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 409,53 poin, atau sekitar 1,57 persen, menjadi 25.628,74.