BMRI Berikan Fasilitas Kredit Hingga Rp100 Miliar ke Sekar Bumi Group

Ilustrasi

Pasardana.id-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) terus berkomitmen untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi khususnya pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kali ini, Bank Mandiri menyiapkan fasilitas kredit talangan kepada pelaku UKM yang menjadi supplier/vendor PT Bumi Pangan Utama untuk membiayai operasional dan memenuhi belanja modal. 

Dalam kerjasama tersebut, Bank Mandiri telah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp100 miliar untuk disalurkan kepada supplier/vendor PT Bumi Pangan Utama (Sekar Bumi Group).

Adapun, fasilitas tersebut akan diberikan selama satu tahun, dengan masa pinjaman setiap supplier/kontraktor yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh SVP SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo dan Direktur PT Bumi Pangan Utama Howard Ken Lukmito serta disaksikan Presiden Direktur Sekar Bumi Group Harry Lukmito, SVP Commercial Solutions Bank Mandiri M. Abi Kustomi dan SVP SME & Micro Risk Bank Mandiri M. Gumilang di Jakarta, Senin (25/10). 

SVP SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo menjelaskan, kerja sama tersebut sebagai bukti komitmen Bank Mandiri hadir untuk negeri, serta mensukseskan Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Pemerintah di tengah kondisi pandemi ini.

“Fasilitas pembiayaan ini memiliki peran yang strategis sejalan dengan upaya Bank Mandiri untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi khususnya di segmen UKM, khususnya perbaikan pada sektor industri pengolahan dan eksportir udang yang menjadi fokus Bumi Pangan Utama dan Sekar Bumi Group,” kata Dippo, seperti dilansir dari siaran pers, Selasa (26/10).

Dia menjelaskan, fasilitas kredit untuk value chain tersebut merupakan inisiatif produk pembiayaan khusus yang dikembangkan Bank Mandiri untuk mengoptimalisasi nilai tambah yang bisa diberikan kepada nasabah group korporasi.

Hingga September 2021, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan Value Chain segmen SME Banking sebesar Rp8,2 triliun, naik 54,2% secara year on year, kepada 2.121 debitur UKM yang merupakan value chain group-group korporasi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Bank Mandiri juga melakukan sosialisasi kepada BPU mengenai layanan digital perbankan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri. 

Salah satu varian unggulannya yakni Portal Kopra by Mandiri yang merupakan single access portal ke layanan digital existing seperti Mandiri Cash Management (MCM) 2.0, Mandiri Financial Supply Chain Management (MFSCM), Mandiri Global Trade (MGT), Mandiri e-FX, Mandiri Smart Account (MSA), dan Mandiri Online Custody.
 
Portal Kopra juga memudahkan pengguna MFSCM dalam mendaftarkan para calon supplier/mitra value chain ke sistem bank melalui fitur Online Onboarding Value Chain.  

Adapun Online Onboarding Value Chain dapat dilakukan dengan dua metode, yakni pendaftaran secara bulk oleh principal dan secara satu per satu oleh supplier.

Sekaligus, tidak terdapat biaya atas penggunaan Online Onboarding Value Chain oleh nasabah.

“Konsep single access  Kopra by Mandiri membuat nasabah lebih praktis dan holistik dalam menjalankan aktivitas finansial dan pemantauan transaksi keuangan, efisien dan mudah mengakses informasi produk di Bank Mandiri. Serta memberikan kemudahan kontrol, alokasi dan monitoring funding, serta lending di level entitas maupun grup usaha,” pungkas Dippo.