Garuda Indonesia Sambut Baik Kembali Dibukanya Perjalanan Umrah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Seiring semakin membaiknya penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri, Pemerintah Arab Saudi akhirnya membuka kembali pintu bagi jemaah asal Indonesia.

Pembukaan kembali umrah untuk jamaah Indonesia disampaikan pemerintah Arab Saudi kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik bertanggal 8 Oktober 2021.

Hal itu, tentu saja membuat maskapai penerbangan girang, tak terkecuali Garuda Indonesia (IDX: GIAA).

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, perseroan menyambut baik kebijakan pembukaan kembali umrah dan tengah mempersiapkan segala hal untuk melayani penerbangan ke Tanah Suci.

"Garuda Indonesia sudah dari lama bersiap diri, baik pada sisi jumlah pesawat dan kapasitas pesawat, jika sewaktu-waktu pintu umrah kembali dibuka. Kami selalu bersiap diri soal umrah kok, sudah dari lama," kata Irfan, di Jakarta, Selasa (12/10).

Saat ini, kata Irfan,  pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan aturan detail terkait penerbangan umrah yang akan dibuka kembali.

"Kami masih tunggu detail (aturannya) dan tentu kami berkoordinasi dengan pemerintah," ungkap dia.

Menurutnya, dengan kembali melayani penerbangan umrah, tentu akan berdampak signifikan pada perbaikan kinerja keuangan perusahaan. Sebab, potensi pendapatan yang sempat menghilang akibat ditutupnya penerbangan umrah asal Indonesia, bisa didapatkan kembali.

"Tentu pengaruhnya besar (terhadap kinerja perusahaan), karena sebelumnya kami selalu membawa jemaah," ujar Irfan.

Sebelumnya, Irfan memang sempat menyatakan, pihaknya berharap penerbangan umrah bisa kembali dibuka, sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendongkrak pendapatan.

Ia meyakini, penerbangan umrah akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Terlebih sejak pandemi Covid-19, jumlah penumpang Garuda Indonesia turun signifikan.

"Begitu umrah dibuka, swing pendapatan kita akan bergerak cukup jauh, karena antrean untuk umroh ini sudah sangat tinggi," kata Irfan dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/8/2021) lalu.