Wall Street Lanjut Melemah di Hari Kolumbus

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Senin (11/10/2021) seiring berlangsungnya libur federal Hari Kolumbus di Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 250,19 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 34.496,06. Indeks S&P 500 melemah 30,15 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 4.361,19. Indeks komposit Nasdaq merosot 93,34 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 14.486,20.

Permasalahan rantai pasokan dan melonjaknya harga komoditas membuat para investor mengkhawatirkan dampaknya terhadap perolehan laba para emiten.

Saham JPMorgan dan Amazon masing-masing anjlok 2,1 persen dan 1,3 persen. Indeks sektor keuangan S&P 500 merosot 1 persen, sedangkan indeks sektor layanan komunikasi melemah 1,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman November 2021 turun 0,2 persen menjadi US$1.754,30 per ons. Indeks dolar AS naik 0,174 persen menjadi 94,328.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,05 persen, dipicu meningkatnya saham sektor pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 51,30 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 7.146,85. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 6,99 poin menjadi 15.199,14.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 56 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 8.899. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 10,55 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 6.570,54.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3634 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1774 euro per pound.