Indeks Kospi Melambung 3,97 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 120,50 poin, atau sekitar 3,97 persen, pada Jumat (8/1/2021), menjadi 3.152,18. Volume perdagangan mencapai 1,3 miliar saham senilai 40,2 triliun won atau sekitar US$36,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 463 berbanding 375.

Angka indeks telah bergerak naik di awal perdagangan mengikuti pergerakan di Wall Street yang dipicu optimisme peluncuran paket stimulus yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya setelah Partai Demokrat dipastikan menguasai senat Amerika Serikat untuk empat tahun ke depan.

Indeks Kospi kemudian juga terdongkrak melambungnya saham perusahaan teknologi Samsung Electronics sebesar 7,12 persen ke harga rekor 88.800 won setelah memperkirakan perolehan pendapatan yang solid di kuartal IV seiring meningkatnya permintaan chip memori global.

“Kami memperkirakan pasar chip memori akan semakin solid di kuartal pertama tahun ini, disebabkan terus meningkatnya permintaan,” kata Kim Yang-Jae, analis KTB Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 1,6 triliun won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 560 triliun won dan 1,1 triliun.

Saham perusahaan teknologi SK Hynix melonjak 2,6 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor meroket 19,42 persen setelah dikabarkan melakukan pembicaraan dengan Apple Inc untuk mengembangkan mobil elektrik dan baterai mobil elektrik.

Saham Kia Motors melambung 8,41 persen menyambut kabar tersebut. Saham Hyundai Mobis meroket 18,06 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melambung 7,77 persen dan 7,83 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melonjak 3,85 persen dan 5,87 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.089,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia dilimpahi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,56 persen mencapai rekor.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 45,90 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 6.757,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 7,62 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 3.568,59. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 329,70 poin, atau sekitar 1,20 persen, menjadi 27.878,22.