Indeks Kospi Melambung 2,14 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 63,47 poin, atau sekitar 2,14 persen, pada Kamis (7/1/2021), menjadi 3.031,68. Volume perdagangan mencapai 1,5 miliar saham senilai 26,8 triliun won atau sekitar US$24,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 617 berbanding 220.

Indeks Kospi mengalami rebound sehingga berakhir di angka penutupan yang pertama kali sepanjang sejarah di atas 3.000 berkat optimisme peningkatan peluncuran paket stimulus ekonomi oleh pemerintah Amerika Serikat setelah Partai Demokrat berhasil menguasai senat.

“Ekspektasi peluncuran paket stimulus AS yang lebih besar membuat investor asing dan institusi melakukan pembelian saham,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing meraup saham senilai 1 triliun won dan 109 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,2 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,85 persen dan 2,67 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melambung 8,09 persen dan 2,65 persen mencapai rekor.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing menanjak 0,24 persen dan 1,13 persen. Saham perusahaan internet Naver turun 0,17 persen, saham Kakao sebaliknya melonjak 1,77 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai motor meningkat 1,48 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.087,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 104,90 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 6.712. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 23,64 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 3.574,52. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 143,78 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 27.548,52.