Indeks Kospi Terjun 3,03 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 92,84 poin, atau sekitar 3,03 persen, pada Jumat (29/1/2021), menjadi 2.976,21. Penurunan yang terjadi merupakan yang tertajam sejak 20 Agustus 2020.

Volume perdagangan mencapai 972 juta saham senilai 23,8 triliun won atau sekitar US$21,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 830 berbanding 66.

Indeks Kospi turun akibat aksi jual yang dilakukan investor asing. “Saham large caps di Korea Selatan sempat meroket sebelumnya, kini tengah berlangsung proses penyesuaian harga,” kata Lee Jae-Sun, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 1,4 triliun won dan 255 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,7 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 2,03 persen dan 0,41 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing terjun 5,37 persen dan 3,14 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 2,24 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tergelincir 3,98 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing terpangkas 3,38 persen dan 3,71 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.118,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,88 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 42,30 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 6.607,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 22,11 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 3.483,07. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 267,06 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 28.283,71.