PTRO Protes Kontraktor Cairkan Rp60,01 Miliar Dari BMRI

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) akan mengambil tindakan hukum atas pencairan Rp60,014 miliar dari bank garansi oleh kontraktor perseroan, PT Maruwai Coal.

Untuk itu, emiten tambang batu bara anak usaha Indika Energy itu, telah menunjuk kuasa hukum.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/1/2021) bahwa melalui kuasa hukum itu, perseroan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan perseroan.

Dijelaskan, keberatan itu berawal dari tindakan Maruwai Coal selaku kontraktor jalan, jembatan dan pekerjaan tanah di Murung Raya yang melayangkan surat tagihan senilai Rp60,014 miliar kepada perseroan pada tanggal 18 Desember 2020, dengan jangka waktu 30 hari.

Namun, perseroan tidak setuju dengan tagihan tersebut dan telah menyampaikan penjelasan atas keberatannya kepada Maruwai.

Sayangnya, pada tanggal 25 Januari 2021, perseroan menerima pemberitahuan dari bank garansi, PT Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI) bahwa telah membayarkan senilai tagihan itu.

Sayangnya, PTRO dalam keterbukaan tersebut tidak menjelaskan secara rinci mengenai penyebab keberatan tagihan kontraktor-nya tersebut.