ANALIS MARKET (27/01/2021) : Saham Undervalued Bisa Dijadikan Investasi Jangka Menengah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (26/01), IHSG gagal rebound akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap total angka infeksi Indonesia yang mencapai 1 juta dan membawa Indonesia menjadi peringkat 19 dunia dengan total infeksi tertinggi.

Selain itu, sentimen negatif juga datang dari ketegangan AS dan China yang memudarkan harapan dan tampaknya masih membutuhkan waktu lama untuk mencapai kesepakatan.

Dalam jangka pendek, IHSG kemungkinan masih dibayangi oleh beberapa sentimen negatif dan tekanan dari lonjakan infeksi Covid-19. Sedangkan untuk jangka menengah, IHSG secara teknikal masih berada dalam tren naik.

Investor diharapkan memperhatikan saham-saham yang undervalued untuk dijadikan investasi jangka menengah dengan tetap mengantisipasi risiko jangka pendek.

Secara teknikal analis, IHSG ditutup melemah dengan candle bearish. Indikator stochastic mendekati area oversold, garis MACD deadcross (histogram negatif) dan volume meningkat.

“Jika IHSG kembali berada dalam kondisi bearish candle, maka kemungkinan akan bergerak turun hingga ke support di kisaran 6.023 - 6.090. Namun jika pergerakan cenderung membentuk candle bullish, maka resistance di level 6.209 - 6.252 bisa kembali,” beber analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (27/01/2021).