Sektor Tambang Paling Bearish, IHSG Akhir Pekan Melemah -1,7 Persen Ke Level 6.307

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (22/1) berakhir melemah ke zona merah setelah terkoreksi -1,66%, atau turun -106,765 basis point ke level 6.307,127.

IHSG terpantau bergerak dari batas atas pada level 6.428 hingga batas bawah pada level 6.283, setelah dibuka di level 6.419.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan, dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat seluruh sektor menyeret IHSG ke zona merah.

Sektor yang paling bearish yaitu sektor pertambangan dengan terpangkas -4,09%. Selain itu yang melemah antara lain; sektor Agri -2,15%, sektor Perdagangan -0,93%, sektor infrastruktur -2,81%, dan sektor Aneka Industri -1,38%, sektor property -2,60%, sektor Industri Dasar -2,06%, sektor manufaktur -1,58%, sektor Consumer -1,29%, dan sektor Perbankan terkoreksi -0,98%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; INCF yang naik 21 point atau menguat 33,87% ke level 83. Dilanjutkan GLOB yang naik 54 point atau menguat 25,00% ke level 270. SRTG menguat 25,00% atau bertambah 1.200 point ke level 6.000. CANI menguat 24,40% atau naik 62 point ke level 316. COCO menguat 24,29% atau naik 130 point ke level 665.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; GHON turun -130 point atau melemah -6,98% ke level 1.730. POLU melemah -6,97% atau koreksi -45 point ke level 600. DEAL terkoreksi -11 point atau melemah -6,96% ke level 147. PURE terpangkas -16 point atau melemah -6,95% ke level 214. SGER melemah -65 point atau turun -6,95% ke level 870.

Investor melakuan transaksi sebanyak 1.441.089 kali senilai Rp17,338 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp16,126 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,211 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,813 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,743 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp70 miliar.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -1,94% ke level 991,580. Sedangkan JII terkoreksi -2,65% ke level 650,972.

Selanjutnya, IDX30 melemah -1,69% ke level 533,814. Sementara IDX80 terpangkas -2,16% ke level 142,760.