ANALIS MARKET (22/01/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (21/1/2021), IHSG ditutup melemah 15,87 poin (-0,25%) ke level 6.413,89.

IHSG ditutup melemah seiring aksi profit taking pelaku pasar.

Kemarin (21/01), BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 3,75%.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (21/01) ditutup mixed dengan pendorong penguatan emiten-emiten teknologi.

Di sisi korporat, saham Apple melonjak 3% setelah analis papan atas Katy Huberty mengatakan dia mengharapkan rekor cetak kuartal untuk raksasa teknologi itu.

Di sisi kebijakan, Presiden Biden merilis rincian rencana Covid-nya, termasuk 10 perintah eksekutif dan niatnya untuk menggunakan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk meningkatkan produksi peralatan perlindungan.

Di sisi makro, klaim pengangguran mencapai 900 ribu untuk pekan yang berakhir 16 Januari.

DJIA (- 0,04%), S&P 500 (+0,03%), dan Nasdaq (+0,55%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Perkembangan Uang Beredar Indonesia (Des),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (22/01/2021).