Indeks Kospi Terjun 2,33 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 71,97 poin, atau sekitar 2,33 persen, pada Senin (18/1/2021), menjadi 3.013,93. Volume perdagangan mencapai 1,5 miliar saham senilai 22,8 triliun won atau sekitar US$20,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 715 berbanding 164.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “GDP Tiongkok tumbuh melampaui perkiraan pada kuartal IV 2020 sehingga banyak dana investor asing yang beralih ke negara tersebut,” kata Ha In-Hwan, analis KB Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 220 miliar won dan 273 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 514 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics terjun 3,41 persen setelah chairman Samsung Lee Jae-Yong dijatuhi hukuman kurungan penjara 2,5 tahun terkait kasus penyuapan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye. Saham SK Hynix sebaliknya melonjak 1,96 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing merosot 1,53 persen dan 4,21 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing anjlok 1,8 persen dan 2,29 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melorot 1,99 persen dan 4,56 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,42 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 4,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.103,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 52,40 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 6.663. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 27,76 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 3.594,14. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 288,91 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 28.862,77.