Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Kamis (14/1/2021). Angka indeks hanya bergerak naik 1,64 poin menjadi 3.149,93.

Volume perdagangan mencapai 1,2 miliar saham senilai 23,8 triliun won atau sekitar US$21,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 518 berbanding 320.

Angka indeks bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan saham berlangsung sebelum berakhir minim perubahan dari sesi kemarin. “Para investor mulai jenuh membeli saham teknologi dan otomotif,” jelas Seo Sang-Young.

Investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 673,4 miliar won dan 718,9 miliar won, sedangkan investor institusi melepas saham senilai 1,43 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham SK Hynix anjlok 1,88 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Hyundai Mobis masing-masing terjun 3,28 persen dan 3,68 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 1,69 persen dan 7,6 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem meningkat 1 persen, saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI sebaliknya melorot 0,66 persen.

Saham perusahaan internet Naver melonjak 1,27 persen, saham Kakao sebaliknya melemah 0,66 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.098 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia minim sentimen positif hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang minim pergerakan.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia maol 28,70 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 6.715,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Filipina mengalamai penguatan, sedangkan Bursa Vietnam dan Thailand melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 35,91 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 3.562,75. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 261,26 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 28.496,86.