Indeks Kospi Meningkat 0,71 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 22,34 poin, atau sekitar 0,71 persen, pada Rabu (13/1/2021), menjadi 3.148,29. Volume perdagangan mencapai 1,56 miliar saham senilai 24 triliun won atau sekitar US$21,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 626 berbanding 225.

Angka indeks berakhir di teritori positif dipicu aksi beli yang dilakukan investor ritel dan asing yang masing-masing meraup saham senilai 171 miliar won dan 193,5 miliar won. Investor institusi melepas saham senilai 374,4 miliar won.

“Pasar saham saat ini menghadapi tekanan valuasi yang terakumulasi. Aksi beli para investor mulai terbatasi setelah sempat mengalami lonjakan di awal tahun dan akhir tahun lalu,” kata Ahn So-Eun, analis IBK Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,99 persen, saham SK Hynix sebaliknya melambung 3,10 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melonjak 3,95 persen dan 1,21 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,77 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 1,47 persen, saham Celltrion sebaliknya melorot 0,65 persen.

Saham perusahaan internet Naver melambung 3,29 persen, saham Kakao sebaliknya turun 0,66 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 4,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.095,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,45 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 7,50 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 6.686,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 10,70 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 3.597,64. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 41,15 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 28.235,60.