Indeks Kospi Turun 0,71 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 22,50 poin, atau sekitar 0,71 persen, pada Selasa (12/1/2021), menjadi 3.125,95. Volume perdagangan mencapai 1,37 miliar saham senilai 31,1 triliun won atau sekitar US$28,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 435 berbanding 408.

Angka indeks melemah untuk sesi kedua beruntun akibat berlanjutnya aksi ambil untung. “Para investor terus melakukan profit taking sehingga indeks Kospi melemah,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 1,72 triliun won dan 619,3 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 2,31 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,44 persen dan 3,01 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 2,43 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 3,61 persen, saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI sebaliknya melonjak 2,05 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 3,31 persen, saham Celltrion sebaliknya melambung 2,67 persen.

Saham perusahaan internet Naver merosot 1,62 persen, saham Kakao sebaliknya meningkat 0,99 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.099,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 18,10 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 6.679,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 74,67 poin, atau sekitar 2,11 persen, menjadi 3.606,17. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 368,53 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 28.276,75.