Subsidi Gaji Belum Cair, Menaker Minta Calon Penerima Untuk Bersabar

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para penerima bantuan subsidi upah untuk bersabar jika belum menerima stimulus tersebut.

Karena proses penyaluran bantuan untuk pekerja dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta itu masih terus berjalan untuk memastikan tepat sasaran.

Saat ini, BPJamsostek harus melakukan proses penyaringan dan validasi data nomor rekening secara bertahap.

Hal tersebut agar bantuan pemerintah menjadi tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020.

"Karena proses secara bertahap tentu ada teman-teman yang sampai sekarang batch I, II dan III belum terangkut, mungkin batch berikutnya. Saya mohon sabar, ini adalah prinsip kehati-hatian agar tepat sasaran," ujar Menaker Ida dalam konferensi pers virtual penyerahan data subsidi gaji oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) di Jakarta pada Selasa (8/9). 

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga harus melakukan pemeriksaan kembali atau check list oleh Kemnaker yang berdasarkan petunjuk teknis memakan waktu empat hari.

Pemeriksaan berlapis, kata Ida, dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan yang diberikan selama empat bulan itu akan tepat sasaran.

Hingga saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima sembilan juta data nomor rekening yang diberikan BPJamsostek dalam tiga gelombang yakni 2,5 juta di gelombang pertama 24 Agustus lalu, tiga juta di gelombang kedua 1 September lalu, dan 3,5 juta di gelombang ketiga yang baru saja diserahkan.

Dalam kesempatan itu dia juga membantah isu yang beredar bahwa BSU hanya dapat disalurkan kepada penerima dengan rekening bank milik negara.

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), kata Ida, hanyalah menjadi penyalur yang akan mentransfer subsidi gaji itu ke rekening pribadi calon penerima baik yang di bank milik negara ataupun swasta.

"Ada banyak sekali bank-bank di luar bank-bank yang tergabung dalam Himbara yang (nomor rekeningnya) diserahkan oleh teman-teman pekerja. Jadi, tidak terbatas pada bank-bank Himbara," pungkasnya.