Indeks Kospi Merosot 1,09 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 26,10 poin, atau sekitar 1,09 persen, pada Rabu (9/9/2020), menjadi 2.375,81. Volume perdagangan moderat mencapai 929 juta saham senilai 15,2 triliun won atau sekitar US$12,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 618 berbanding 240.

Angka indeks merosot dipicu aksi jual yang dilakukan investor asing mengikuti aksi serupa yang berlangsung di Wall Street. “Aksi jual yang berlangsung di Wall Street menggerakkan para investor untuk melakukan hal serupa di Korea Selatan,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 117 miliar won dan 429 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 514 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,51 persen dan 2,64 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics anjlok 1,94 persen, sedangkan saham Celltrion terjun 6,13 persen.

Saham perusahaan manufaktur peralatan elektronik LG Electronics melambung 5,13 setelah mengumumkan peningkatan penjualan berkat digencarkannya work from home (WFH).

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing anjlok 2,09 persen dan 1,54 persen. Saham perusahaan kima LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing merosot 1,41 persen dan 1,38 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,3 persen. Saham perusahaan baja POSCO merosot 1,07 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.189,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,06 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 129,20 poin, atau sekitar 2,15 persen, menjadi 5.878,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 61,79 poin, atau sekitar 1,86 persen, menjadi 3.254,63. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 182,86 poin, atau sekitar 9,74 persen, menjadi 24.441,48.