Ekonomi India Kontraksi 11,8 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Perekonomian India mengalami kontraksi akibat dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi virus Corona (COVID-19). GDP Negara Anak Benua pada 2020 diproyeksikan minus 11,8 persen bila dibandingkan tahun lalu.

“Seluruh indikator, baik mobilitas maupun konsumsi, menunjukkan pemulihan ekonomi berlangsung lebih lemah dari ekspektasi,” jelas Sunil Kumar Sinha, ekonom India Ratings and Research, seperti dikutip Reuters, Selasa (8/9/2020).

Ekonomi India diperkirakan berkontraksi 11,9 persen pada kuartal saat ini, lalu pada kuartal berikutnya, kontraksi mencapai 6,7 persen. Di kuartal awal tahun depan, kontraksi sebesar 5,4 persen.

GDP India tumbuh 4,2 persen tahun lalu, sebelum pandemi berlangsung. India merupakan negara dengan jumlah infeksi COVID-19 terbesar kedua di dunia, di bawah Amerika Serikat.

Sampai Senin (7/9/2020), jumlah kasus kematian yang disebabkan COVID-19 mencapai 72.816 kasus di India.