TRIS Dapatkan Izin Edar APD Dari Kemenkes

foto : istimewa

Pasardana.id PT Trisula International Tbk (IDX: TRIS) yang merupakan integrated apparel provider telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk produk Alat Pelindung Diri (APD) yang meliputi baju hazmat dan pelindung alas kaki melalui anak usahanya, PT Trisula  Textile Industries Tbk (IDX: BELL) yang akan berlaku selama lima tahun ke depan.

Izin ini karena Perseroan telah memenuhi persyaratan dengan material APD yang terbuat dari kain yang tahan air dan cepat menyerap (di dalam), serta desain produk dengan manset elastis, ritsleting tersembunyi, dan hanya digunakan sekali pakai.

“Dengan mendapatkan izin dari  Kemenkes ini, tentu merupakan upaya kami untuk memberikan kualitas produk yang terbaik dengan memenuhi standar yang ditetapkan. Tujuannya adalah memberikan kepercayaan konsumen terhadap  produk APD yang kami buat sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Santoso Widjojo selaku Direktur Utama TRIS dalam siaran pers, Rabu (30/9).

Selain itu, TRIS juga memproduksi masker non medis  yang telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Sampai bulan Agustus 2020, produksi untuk masker non medis sebanyak 9,5 juta masker.

Saat ini, TRIS juga mulai melakukan penjajakan untuk eskpor APD baju hazmat dan masker non medis ke beberapa negara, seperti Amerika, Australia, Inggris, dan Singapura.

“Memang adanya Pandemi Covid-19 ini telah menjadikan pembatasan di berbagai wilayah. Namun, kami tetap terus berusaha memperluas pasar kami dimana sebagian besar market kami adalah ekspor yang ada di Australia dan Amerika. Jadi, saat ini kami sedang dalam usaha untuk menjajaki beberapa negara tersebut untuk ekspor APD baju hazmat dan masker non medis,” ujar Santoso.

Sebagai informasi, selain produksi APD baju hazmat dan masker non medis, TRIS juga membuat pakaian formal, blazers, celana casual dan harian, pakaian seragam, pakaian olahraga, dan  pakaian customized lainnya.

Saat ini, Perseroan bersama BELL juga sedang gencar dalam menjual Jaket Lipat yang merupakan pakaian pelindung tambahan untuk kebutuhan sehari-hari yang terbuat dari Kain Sehat.

“Melalui keunggulan kami untuk customized produk, TRIS dapat terus mengembangkan produknya berdasarkan kebutuhan, sehingga kami dapat cepat mengikuti perkembangan. Memang adanya Pandemi Covid-19 ini menjadikan tantangan bagi kami, baik dalam proses produksi maupun distribusi, tetapi kami bersyukur sampai saat ini tidak ada pembatalan order. Diharapkan ke depan, TRIS dapat terus berkontribusi dalam membuat produk berkualitas untuk memenuhi permintaan pasar,” tandas Santoso.