Indeks Kospi Terjun 2,59 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 60,54 poin, atau sekitar 2,59 persen, pada Kamis (24/9/2020), menjadi 2.272,70. Volume perdagangan moderat mencapai 706 juta saham senilai 12,3 triliun won atau sekitar US$10,5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 831 berbanding 68.

Angka indeks melemah dipicu keraguan para investor akan peluncuran paket stimulus oleh pemerintah Amerika Serikat dalam waktu dekat dan kekecewaan terhadap minimnya langkah yang diambil Federal Reserve AS untuk mendukung pemulihan ekonomi.

“Para investor kecewa dengan hasil pertemuan FOMC terakhir karena tidak mensinyalkan kebijakan yang diharapkan,” jelas Han Dae-Hoon, analis SK Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 196 miliar won dan 154 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 354 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics anjlok 1,37 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,84 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing terjun 4,54 persen dan 6,02 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing turun 0,84 persen dan 3,69 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing tergelincir 3,02 persen dan 6,07 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 4,46 persen. Saham perusahaan baja POSCO anjlok 3,59 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 8,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.172,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,93 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 48 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 5.875,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 56,53 poin, atau sekitar 1,72 persen, menjadi 3.223,18. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 431,44 poin, atau sekitar 1,82 persen, menjadi 23.311,07.