Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Lanjutkan Reli

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (16/9/2020) terpengaruh pelemahan saham sektor teknologi.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 36,78 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 28.032,38. Indeks S&P 500 melemah 15,71 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 3.385,49. Indeks komposit Nasdaq anjlok 139,86 poin, atau sekitar 1,25 persen, menjadi 11.050.47.

Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq berakhir di teritori negatif akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor dengan menjual saham teknologi. Indeks sektor teknologi S&P 500 anjlok 1,6 persen.

Indeks Dow Jones sempat melonjak 1 persen setelah pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell mengindikasikan bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk jangka panjang sampai target inflasi 2 persen terlampaui untuk beberapa waktu.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu ekspektasi pernyataan dovish The Fed. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 naik US$4,3, atau sekitar 0,22 persen, menjadi US$1.970,5 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,07 persen menjadi 93,19.

Bursa saham Eropa melanjutkan reli untuk sesi keempat beruntun pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen, setelah saham perusahaan pakaian Inditex yang merupakan pemilik brand Zara melambung 8,1 persen usai melaporkan peningkatan penjualan online dan pulihnya penjualan offline. Indeks sektor ritel STOXX 600 melonjak 1,3 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 27,06 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 6.078,48. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 37,70 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 13.255,37.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 74,80 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 7.110,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 6,49 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 5.074,42.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2877 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,0868 euro per pound.