PTPP Raih Kontrak Rp11,24 Triliun Hingga Agustus 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT PP Tbk (PTPP) mencatatkan perolehan kontrak baru sampai dengan Agustus sebesar Rp11,24 triliun. 

Mayoritas kontrak, datang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 46 persen.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengatakan, dengan capaian tersebut, memberi keyakinan bahwa perseroan akan mencapai target kontrak baru pada tahun ini.

“Hal tersebut terlihat dari bermunculannya proyek-proyek baru yang diraih oleh Perseroan di masa pandemik Covid-19 ini,” kata dia kepada media, Kamis (17/9/2020).

Lebih lanjut ia merinci, pencapaian kontrak baru sebesar Rp 11,24 triliun tersebut, terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar 84 persen dan Anak Perusahaan sebesar 16 persen.

Beberapa proyek yang berhasil diraih Perseroan sampai dengan Agustus 2020, antara lain: RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru sebesar Rp1,26 triliun, Bogor Apartement sebesar Rp1,17 triliun, Sirkuit Mandalika sebesar Rp817 miliar, Sport Centre Banten Rp794 miliar, SGAR Alumina Rp660 miliar, RDMP Reguler Rp576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp412 miliar, Muara Bakah Pipeline & Refinery Rp290 miliar, Dual Fuel Power Plant Freeport 80 MW Rp261 miliar, dan PLBN Long Nawang Rp204 miliar.

Sedangkan dari sisi pemberi kerja sampai dengan Agustus 2020, kontrak baru dari BUMN mendominasi dengan kontribusi sebesar 46 persen, disusul oleh Pemerintah sebesar 32 persen dan Swasta sebesar 22 persen.

Hanya saja, kinerja saham emiten EPC BUMN ini tidak jauh berbeda dengan emiten konstruksi BUMN lainnya.

Berdasarkan pengamatan Pasardana.id, sepanjang tahun ini, PTPP turun 47,3 persen.