Luncurkan Pernak Pernik Bangga Buatan Indonesia, Mendag Berharap UMKM Bisa Masuk Pasar Online

Foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan Program aktivasi kampanye pernak-pernik unik Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Kampanye ini untuk mendorong masyarakat mencintai dan menggunakan produk Indonesia di masa pandemi covid-19.

“Di tengah situasi covid-19, UMKM diharapkan mampu memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang mampu menggerakkan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” kata Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto dalam peluncuran Bangga Buatan Indonesia #Pernakpernikunik secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Agus berharap, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat memegang peranan penting di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, UMKM mampu menjaga kontribusi 60 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) menyerap 96 persen tenaga kerja dari total 133 juta angkatan kerja serta memberikan sumbangsih sebesar 14 persen dari total ekspor.

Namun, dengan adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah mengubah pola konsumsi masyarakat, di mana penjualan secara online bisa menjadi solusi karena mampu bertahan di tengah situasi pandemi.

"Hal yang perlu segera dijawab adalah bagaimana mengatasi tantangan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia," sambungnya.

Dijelaskan, pelaksanaan PSBB telah mengubah pola konsumsi masyarakat. Penjualan secara online dapat menjadi solusi karena bisa menolong UMKM bertahan di tengah situasi pandemi. Oleh karena itu, dalam situasi pandemi ini, Indonesia harus mampu bertumpu pada kekuatan yang dimiliki yakni UMKM.

"Bapak Presiden menyampaikan bahwa di saat pandemi ini, kita harus mampu bertumpu pada kekuatan kita dan berdiri di atas kaki sendiri. Kita juga harus mampu menyelesaikan masalah dan tantangan kita sendiri,” kata dia.

Indonesia dianugerahi kekayaan budaya yang melimpah yang didalamnya terdapat seni dan kerajinan yang harus dikembangkan dan dilestarikan.

Misalnya, hasil-hasil kerajinan pernak-pernik Indonesia, mempunyai ciri khas yang unik di masing-masing daerah seperti pernak-pernik mutiara di NTB, pernak-pernik perak di Bali dan sebagainya.

“Potensi bangsa Indonesia terutama tingkat konsumsi dalam negeri yang sangat besar tampaknya juga menjadi menjadi daya tarik bagi pelaku pelaku usaha dari negara lain. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana mereka berlomba-lomba untuk merebut pasar Indonesia dengan produk-produk impor mereka,” ujarnya.

Selain meluncurkan kampanye pernak pernik unik, Kementerian Perdagangan juga meluncurkan beberapa kegiatan dalam rangka mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.

Kegiatan tersebut antara lain peluncuran virtual expo, website Bangga Buatan Indonesia Kemendag, lomba video pernak pernik unik, gerobak dagang digital dan video pemasaran online.

"Dengan launching aktivitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan mampu mentransformasi UMKM dalam memasarkan produknya secara digital. Serta menggugah seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih bangga pada buatan indonesia dan juga peduli, mencintai dan membeli produk Indonesia," pungkasnya.