ANALIS MARKET (15/9/2020) : Pasar Diperkirakan Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi soroatan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Selasa (15/9), antara lain;

1.Dari Amerika, pemerintahan Trump pada hari Senin mengesampingkan rencana perluasan larangan impor yang luas untuk produk kapas dan tomat dari wilayah Xinjiang, Tiongkok serta mengumumkan penyempitan larangan pada lima entitas/perusahaan tertentu.

2.Parlemen Inggris pada Senin (14/9) kembali memperdebatkan Brexit, dengan ancaman perlawanan dan pengunduran diri atas rencana kontroversial Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan rancangan undang-undang (UU) Brexit yang baru, yang akan melanggar perjanjian pemisahan dari keanggotaan Uni Eropa (UE). UU kontroversial tersebut akan membuat pemerintah Inggris secara sepihak mengatur perdagangan Inggris dan bantuan negara di dalam provinsi Inggris tersebut. Sekaligus dapat mengabaikan Perjanjian Uni Eropa yang memberi Komisi Eropa suara berkelanjutan atas hubungan perdagangan dengan Irlandia Utara

3.Kebijakan perpajakan masih menuai tantangan di 2021, lantaran ekonomi diproyeksi belum pulih 100%. Kondisi ini membuat pajak sebagai instrumen fiskal tidak hanya sebagai budgeter tapi juga regulated. Menkeu, Sri Mulyani menyatakan, tahun depan penerimaan perpajakan akan turun Rp 37,4 Triliun dari Rp .481,9 Triliun yang telah ditargetkan dalam RAPBN 2021.

4.Diperdagangan Selasa (15/8) pagi ini, indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah masing-masing sebesar 0,82% dan 0,05%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,15%, 0,15% dan 0,17%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan mixed hari ini didorong oleh aksi pelaku pasar yang menunggu rilis data neraca perdagangan,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Selasa (15/9/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.