Blusukan Ke Pedagang Pasar, Menteri Teten Ingin Program PEN Tepat Sasaran

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki ingin memastikan bantuan dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tepat sasaran dalam upaya menekan dampak pandemi terhadap pelaku koperasi dan UMKM.

“Kami mendapati ada pedagang yang omzetnya turun sampai 80 persen. Saat ini sudah mulai ada peningkatan tapi belum sepenuhnya bisa untuk menutupi biaya produksi,” katanya saat meninjau kegiatan usaha pedagang Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (5/8/2020).

Teten mengaku, aktivitasnya meninjau langsung kegiatan usaha di pusat perekonomian rakyat merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo.

“Saya diminta Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan, menginventaris dampak Covid-19, terutama bagi para pedagang pasar-pasar tradisional," ucap Teten.

Menurutnya, para pelaku UMKM termasuk juga pedagang pasar sangat terpukul dengan adanya pandemi covid-19 ini.

"Ketika wisatawan menurun drastis, prioritas belanja masyarakat lebih ke makanan dan minuman. Maka pedagang baju, aksesoris lainnya jelas terpukul," imbuhnya.

Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Menteri Teten ingin memastikan bahwa program PEN selain tepat sasaran, juga cepat berjalan dan sesuai kebutuhan pelaku UMKM.

"Kita juga ada program membeli produk UMKM, terutama disektor pangan sehingga mereka terbantu tak hanya dari masalah pembiayaan tapi juga penjualan," ujarnya.

Adapun, per Rabu (5/8), realisasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk UMKM dengan total Rp123,47 triliun baru terealisasi Rp30,21 triliun.

Menurutnya, pemerintah menyiapkan Bansos modal kerja untuk pelaku usaha mikro dan kecil yang belum bankable, yang belum pernah mendapat pembiayaan dari lembaga keuangan.

“Kami akan menyasar 12 juta pelaku usaha dengan bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta perorang," tandasnya.