RUPST SMBR Sepakati Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2019 Rp6,158 Miliar

ilustrasi

Pasardana.id-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memutuskan untuk membagikan Dividen sebanyak 20,48% dari laba bersih perseroan sepanjang tahun 2019, atau setara Rp6,158 miliar.

Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim dalam laporannya mengungkapkan, kinerja penjualan perseroan relatif stabil di tengah penurunan permintaan semen nasional sepanjang tahun 2019.

Perseroan berhasil mencatatkan volume penjualan sebesar 2.119.772 ton hampir sama seperti tahun 2018 di tengah kondisi industri semen yang masih oversupply dan melambatnya pertumbuhan permintaan semen di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Kinerja penjualan SMBR tersebut masih lebih baik dari pada total konsumsi (demand) semen di Sumbagsel yang berdasarkan data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) turun hingga 9,3% di sepanjang 2019 yang menjadi pasar utama SMBR,” beber Jobi, seperti dilansir dari siaran pers, Rabu (5/8).

Didukung dengan strategi pemasaran yang efektif, SMBR sepanjang 2019 juga mampu meningkatkan market share di wilayah Sumbagsel sebesar 2% menjadi 35% dari tahun sebelumnya, dengan kontribusi market share terbesar di Sumsel mencapai 63% dan Lampung 21%, disusul Jambi 15%, Bengkulu 10% dan Bangka Belitung 4%.

SMBR juga berhasil mencatatkan pendapatan sepanjang tahun 2019 sebesar Rp2,0 triliun atau tumbuh 1% dibandingkan dengan pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp1,996 triliun.

Dengan berbagai program efisiensi yang dilaksanakan, SMBR selama tahun 2019 berhasil menurunkan COGS sebesar 12% sehingga laba kotor SMBR pun naik 24% menjadi Rp875 Miliar dari Rp707 Miliar di tahun 2019.

SMBR juga berhasil mempertahankan laba usaha sebesar Rp234 Miliar di tahun 2019.

Namun laba bersih SMBR di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi sekitar Rp30 miliar karena peningkatan beban keuangan dengan adanya beban biaya bunga atas kredit investasi Pabrik Baturaja II sebesar Rp100 Miliar dan bunga pinjaman MTN sebesar Rp25 miliar.

Current ratio dan Debt to Equity Ratio (DER) SMBR pun masih berada di level yang aman yaitu 229% dan 60%.

Adapun, melalui RUPST, telah disepakati penggunaan laba bersih SMBR tahun buku 2019 sebesar Rp30,072 miliar, ditetapkan dividen payout ratio sebesar 20,48 persen dengan total nilai dividen tunai sebesar Rp6,158 miliar, sedangkan sisanya sebesar Rp23,913 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Selanjutnya, dalam RUPST SMBR juga menyetujui beberapa usulan lainnya pada agenda rapat meliputi: Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2019 dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2019, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2019.

RUPST juga mengesahkan laporan keuangan program kemitraan dan bina lingkungan tahun buku 2019, termasuk pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas pengurusan dan pengawasan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2019.

Agenda lainnya meliputi;

- Penetapan tantiem untuk direksi dan dewan komisaris perseroan tahun buku 2019 dan penghasilan direksi serta dewan komisaris untuk tahun buku 2020;

-Penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2020.

-RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Perubahan susunan pengurus perseroan dilandasi oleh kebutuhan dalam menghadapi tantangan terhadap BUMN ke depannya. Perseroan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi pengurus perseroan yang diganti dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional SMBR.

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan adalah sebagai berikut :
1. Dede Parasade yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pemasaran digantikan oleh
Mukhamad Saifudin
2. Harjanto yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama digantikan oleh Franky Sibarani
3. Dewi Yustisiana yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris independen digantikan oleh
Endang Tirtana
4. Pemberhentian Kiki Rizki Yoctavian sebagai Komisaris karena berakhirnya periode/masa
jabatan

Maka susunan Pengurus Perseroan yang baru berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2019 adalah sebagai berikut;

Komisaris Utama : Franky Sibarani
Komisaris : Oke Nurwan
Komisaris Independen : Darusman Mawardi
Komisaris Independen : Endang Tirtana
Direktur Utama : Jobi Triananda Hasjim
Direktur Produksi & Pengembangan : Daconi
Direktur Keuangan : M. Jamil
Direktur Umum & SDM : Amrullah
Direktur Pemasaran : Mukhamad Saifudin

Selain menyetujui besaran pembagian dividen dan perubahan susunan pengurus perseroan, RUPST juga menyetujui laporan mengenai keadaan dan jalannya perseroan selama tahun buku 2019.