ANALIS MARKET (25/8/2020) : Pergerakan Indeks Masih Dibayangi Sentimen Eksternal

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan awal pekan kemarin (24/08), IHSG ditutup naik tipis 0.08% ke level 5,277.04.

Tiga dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam zona hijau, dimana sektor properti dan keuangan masing-masing menguat sebesar 1.39% dan 0.48%.

Pergerakan indeks cenderung terbatas dimana IHSG pada perdagangan kemarin sempat berada dalam zona merah dikarenakan aksi ambil untung pelaku pasar dan aksi net sell asing yang cukup besar yakni Rp 638 miliar.

Sementata itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia masih belum menjukkan kondisi perbaikan serta telah mencapai 155 ribu kasus.

Bio Farma menyatakan pihaknya akan mulai menerima bulk konsentrat pada bulan November 2020 hingga Maret 2021 sebanyak 10 juta dosis perbulannya.

Satu bulk ini nantinya akan menjadi satu dosis vaksin. Artinya setidaknya sudah ada 50 juta vaksin di dalam negeri di awal tahun depan.

Sementara itu, pada perdagangan semalam (24/08) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau, dimana Dow Jones naik 1.36%, S&P 500 menguat 1.01% dan Nasdaq positif 0.60%.

Penguatan tersebut inline dengan rilisnya data penjualan rumah baru AS periode Juli yang naik signifikan sebesar 13.8% (MoM) dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya naik 1.3%.

Data tersebut menunjukkan bahwa permintaan properti di AS mulai pulih ditengah perlawanan terhadap pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut.

Adapun rilis data Consume Confidence bulan Agustus yang dilevel 92.6, turun tipis jika dibandingkan sebelumnya di level 93.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Selasa (25/8/2020).