Indeks Kospi Naik 0,21 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 5,18 poin, atau sekitar 0,21 persen, pada Kamis (13/8/2020), menjadi 2.437,53. Volume perdagangan mencapai 892 juta saham senilai 18 triliun won atau sekitar US$15,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 481 berbanding 359.

Indeks Kospi naik untuk sesi kesembilan beruntun setelah pembelian yang dilakukan investor ritel dan institusi menutupi aksi ambil untung yang dilakukan investor asing.

Investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 157 miliar won dan 186 miliar won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 352 miliar won.

“Pergerakan uang yang dilakukan investor ritel telah menjadi kekuatan tersendiri di pasar keuangan,” jelas Kim Yong-Koo, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Meningkatnya optimisme akan teratasinya pandemi virus Corona (COVID-19) juga mendongkrak sentimen pasar. Uji klinis terhadap tiga vaksin COVID-19 buatan lokal diperkirakan akan mulai dilakukan sebelum tahun berganti.

Saham Celltrion melonjak 2,15 persen seiring dimulainya penjualan alat diagnosa COVID-19 produksi perusahaan biofarmasi tersebut di Amerika Serikat.

Saham perusahaan pengembang game NCSOFT melambung 5,53 persen setelah perolehan laba kuartalannya melampaui ekspektasi. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 0,66 persen dan 1,84 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,51 persen dan 0,37 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melorot 0,54 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing merosot 1,16 persen dan 0,77 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.183,30 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 41 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 6.091. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,46 poin menjadi 3.320,73. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan turun 13,35 poin menjadi 25.230,67.