ANALIS MARKET (08/7/2020) : Sentimen Eksternal Masih Menjadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan Selasa (07/07) kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 0.04% ke level 4,987.

Tujuh dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam zona merah, dimana sektor barang konsumsi dan properti memimpin penurunan sebesar 0.41%.

Pergerakan IHSG inline dengan mayoritas bursa saham Asia yang juga ditutup melemah.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin (07/7), telah rilis data cadangan devisa Indonesia bulan Juni yang tercatat naik menjadi US$ 131,7 miliar dari sebelumnya di level US$ 130,5 miliar.

Meski data cadangan devisa mengalami kenaikan, namun belum mampu mendorong indeks untuk bertahan di zona hijau.

Adapun pelaku pasar asing mencatatkan aksi net buy senilai Rp 377 miliar. Sedangkan nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.78% ke level Rp 14,419.

Sementara itu, bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan (07/7), dimana Dow Jones melemah 1.51%, S&P 500 turun sebesar 1.08% dan Nasdaq terkoreksi sebesar 0.86%.

Pelemahan tersebut seiring dengan lonjakan kasus baru positif virus Corona di Amerika Serikat yang saat ini telah menyentuh 3 juta kasus, dimana kasus harian di AS semalam bertambah hingga lebih dari 46 ribu jiwa.

Hal ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap adanya pandemi kedua yang akan menganggu laju pemulihan ekonomi yang sudah terjadi selama bulan Juni.

Adapun Presiden Federal Reserve Bank, Cleveland, Loretta J. Master mengatakan, bahwa lonjakan kasus virus corona di berbagai negara bagian membuat konsumen lebih cenderung berhati-hati, serta dibutuhkan lebih banyak stimulus fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kedepannya.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Rabu (08/7/2020).