PRDA Rugi Rp12 Miliar Tertekan Covid-19

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) merugi sebesar Rp12,09 miliar, atau memburuk dibanding kuartal II 2019 yang mencatatkan laba bersih Rp81.68 miliar.

Hal itu seiring dengan menurunnya pendapatan sebesar 17,77% menjadi Rp657,29 miliar pada semester I 2020.

Dari segi segmen pelanggan, segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang sekitar 65,7% kepada pendapatan Perseroan. Sedangkan, segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi menopang sekitar 34,3% terhadap pendapatan Perseroan.

Direktur Utama PRDA, Dewi Muliaty mengatakan, kinerja keuangan Semester I 2020 perseroan terdampak signifikan akibat pandemi.

Meski demikian, perseroan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan pendapatan, produktivitas, dan pengendalian biaya dengan tetap memprioritaskan keamanan, kesehatan dan keselamatan karyawan.

“Salah satunya adalah dengan menyediakan alat otomatis untuk mempercepat hasil tes PCR COVID-19 dan meningkatkan jumlah tes per harinya hingga lebih dari 1.000 tes per hari. Kami berharap, hal ini dapat mendukung pemerintah dalam penanggulangan COVID-19, dan mendukung peningkatan kinerja kami di kuartal III dan IV 2020, ” ujar Dewi, di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, total aset Perseroan pada Semester I 2020 sebesar tercatat senilai Rp1,919 triliun, yang terdiri dari aset lancar Rp1,014 triliun dan aset tidak lancar menjadi Rp905,73 miliar.

Sedangkan, total liabilitas menjadi sebesar Rp385,83 miliar, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek yang turun menjadi Rp121,32 miliar dan total liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp264,51 miliar.

Adapun total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp1. 533 triliun.