Laba TBIG Tumbuh 33% Pada Kuartal II 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan laba bersih Rp510,48 miliar pada kuartal II 2020, atau naik 33,5% dibanding kuartal II 2019 yang tercatat sebesar Rp382,14 miliar.

Hal itu ditopang peningkatan penyewaan menara telekomunikasi perseroan.

CEO TBIG, Hardi Wijaya Liong menjelaskan, secara organik perseroan menambahkan penyewaan kotor sebanyak 2.517 yang terdiri dari 370 sites telekomunikasi dan 2.147 kolokasi untuk setengah tahun pertama 2020.

"Seiring dengan pelanggan telekomunikasi kami yang berfokus pada densifikasi dan perluasan jaringan 4G, kami mendapat permintaan kolokasi yang kuat, dimana meningkatkan rasio kolokasi (tenancy ratio) menjadi 1,96,” kata dia dalam siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Ditambahkan, TBIG memiliki 31.039 penyewaan dan 5.893 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 15.772 menara telekomunikasi dan 121 jaringan DAS.

Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 30.918, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,96, naik dari 1,85 di akhir tahun 2019.

Ia melanjutkan, TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp2.577 miliar dan Rp2.224 miliar untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020.

Apabila pencapaian triwulan kedua ini disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA Perseroan masing-masing mencapai Rp5.262 miliar dan Rp4.556 miliar.

“Selama pandemi Covid-19 global ini, kami terus membantu pelanggan telekomunikasi kami dalam perluasan jaringan mereka serta persyaratan layanan berkelanjutan mereka. Kami beroperasi sambil mengambil langkah-langkah tambahan, untuk memastikan kami menjaga kesehatan karyawan kami selama masa-masa yang tidak pasti ini,” kata dia.