Indeks Kospi Naik 0,17 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 3,85 persen, atau sekitar 0,17 persen, pada Kamis (30/7/2020), menjadi 2.267,01 yang merupakan angka penutupan tertinggi sejak 22 Januari lalu.

Volume perdagangan mencapai 703 juta saham senilai 13,3 triliun won atau sekitar US$11,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 427 berbanding 395.

Indeks Kospi berakhir di teritori positif untuk sesi keempat beruntun seiring menguatnya saham sektor teknologi dan otomotif. "Pembelian saham sektor teknologi dan otomotif membuat indeks Kospi terdongkrak naik,” kata Park Seok-Hyun, analis KTB Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 224 miliar won dan 7 miliar won, sedangkan investor institusi melepas saham senilai 234 miliar won.

Saham Samsung Electronics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Perusahaan teknologi tersebut mencatatkan lonjakan laba operasional sebesar 23,5 persen year-on-year pada periode April sampai Juni 2020.

Saham perusahaan semikonduktor SK Hynix melambung 2,52 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver naik 0,68 persen setelah melaporkan perolehan laba kuartal II 2020 yang melampaui ekspektasi.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melambung 2 persen dan 2,65 persen. Di sisi lain, saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,67 persen dan 0,5 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 1,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.194,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 44,70 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 6.051,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 7,73 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 3.286,82. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 172,55 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 24.710,59.