Indeks Kospi Meningkat 0,80 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 17,04 poin, atau sekitar 0,80 persen, pada Jumat (3/7/2020), menjadi 2.152,41. Volume perdagangan moderat mencapai 754 juta saham senilai 8,5 triliun won atau sekitar US$7,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 529 berbanding 307.

Indeks Kospi naik mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu turunnya tingkat pengangguran di Amerika Serikat.

“Data tenaga kerja AS memberikan sinyal positif bagi pasar saham lokal,” kata Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Para investor juga menyambut baik positifnya data manufaktur Tiongkok. Angka indeks manajer pembelian manufaktur Caixin Tiongkok mencapai 58,4 pada Juni, angka tertinggi sejak April 2010 lalu.

Peningkatan indeks Kospi terbatasi peningkatan jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan. Jumlah kasus baru COVID-19 di Negeri Ginseng mencapai 67 kasus pada Jumat, peningkatan harian tertinggi sejak 20 Juni lalu.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 12 miliar won dan 106 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 87 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix melonjak 1,32 persen dan 1,18 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver naik 0,18 persen, sedangkan saham Kakao melambung 2,98 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 1,91 persen. Saham SK Biopharmaceuticals sebaliknya meroket 29,92 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.198,60 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 25,20 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 6.057,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Thailand melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 62,24 poin, atau sekitar 2,01 persen, menjadi 3.152,81. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 227,71 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 25.351,90.