Beban Keuangan Membengkak 405%, DART Catat Rugi Rp260 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) pada akhir tahun 2019 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp260,76 miliar, atau memburuk dibandingkan akhir 2018 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp13,12 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2019 telah audit emiten properti itu, yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (3/7/2020).

Padahal, dalam laporan keuangan tersebut tertera penjualan dan pendapatan usaha sepanjang tahun 2019 sebesar Rp461,44 miliar atau 21,61% dibanding akhir 2018, yang tercatat sebesar Rp379,41 miliar.

Tapi, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp259,83 miliar atau turun 48,54% dibanding akhir tahun 2018, yang tercatat sebesar Rp174,92 miliar.

Ditambah beban keuangan sebesar Rp268,54 miliar atau melonjak 405,6% dibanding kuartal I 2019, yang tercatat sebesar Rp53,85 miliar.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat senilai Rp3,31 triliun, atau turun 7,3% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3,57 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp3,56 triliun atau mengalami peningkatan 7,22% dibanding akhir tahun 2018, yang tercatat sebesar Rp3,32 triliun.  

Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp6,88 triliun atau turun 0,28% dibanding akhir tahun 2018, yang tercatat senilai Rp6,9 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp234,3 miliar, atau memburuk dibandingkan akhir 2018, yang tercatat sebesar Rp110,53 miliar.