Indeks Kospi Naik 0,79 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 17,42 poin, atau sekitar 0,79 persen, pada Senin (27/7/2020), menjadi 2.217,86. Volume perdagangan mencapai 918 juta saham senilai 9,3 triliun won atau sekitar US$11,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 561 berbanding 284.

Indeks Kospi bergerak naik seiring melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat setelah Uni Eropa dikabarkan akan meluncurkan paket stimulus. “Paket stimulus Uni Eropa membuat nilai tukar dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya,” jelas Seo Jung-Hun, analis Samsung Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Para investor juga menyambut rencana peluncuran paket stimulus senilai US$1 triliun oleh pemerintah AS.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 156 miliar won dan 141 miliar won, sedangkan investor ritel menjual saham senilai 298 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melambung 2,58 persen, saham SK Hynix sebaliknya merosot 1,08 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing naik 0,19 persen dan 0,82 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 1,25 persen dan 0,62 persen. Saham perusahaan baja POSCO naik 1,03 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,13 persen dan 0,63 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 5,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.196,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,78 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 20,20 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 6.044,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Indonesia menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Thailand melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 8,46 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 3.205,23. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 102,07 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 24.603,26.