Saham Teknologi Merosot, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (23/7/2020) dipicu merosotnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, anjlok 353,51 poin, atau sekitar 1,31 persen, menjadi 26.652,33. Indeks S&P 500 merosot 40,36 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 3.235,66. Indeks komposit Nasdaq terjun 244,71 poin, atau sekitar 2,29 persen, menjadi 10.461,42.

Saham Apple dan Microsoft mengalami penurunan sekitar 4 persen pada Kamis. Saham Facebook, Amazon, Netflix, dan  Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google juga diwarnai dengan pelemahan. Indeks sektor teknologi S&P 500 terjun 2,63 persen.

Data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis menunjukkan bahwa klaim tunjangan pengangguran AS mencapai 1,416 juta klaim pada pekan yang berakhir 18 Juli, meningkat 109.000 dari pekan sebelumnya. Para ekonomi memperkirakan klaim hanya akan mencapai 1,3 juta klaim.

Harga emas berjangka naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2020 naik US$24,9, atau sekitar 1,34 persen, menjadi US$1.890 er ons. Indeks dolar AS turun 0,3 persen menjadi 94,725.

Bursa saham Eropa berada dalam tekanan pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa minim pergerakan dari sesi sebelumnya, dipicu tingginya klaim tunjangan penangguran AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 4,34 poin menjadi 6.211,44. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah tipis 0,86 poin menjadi 13.103,39.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 5,20 poin menjadi 7.384,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, turun 3,35 poin menjadi 5.033,76.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2605 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,0982 euro per pound.