Indeks Kospi Melonjak 1,36 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 28,67 poin, atau sekitar 1,36 persen, pada Kamis (2/7/2020), menjadi 2.135,37. Volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham senilai 10,4 triliun won atau sekitar US$8,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 671 berbanding 176.

Indeks Kospi melonjak dipicu membaiknya kondisi perekonomian di Amerika Serikat. Dalam laporan yang dirilis Institute for Supply Management (ISM) disebutkan bahwa aktivitas manufaktur di AS mengalami peningkatan ke level tertinggi dalam 14 bulan terakhir pada Juni.

Sedangkan dalam laporan yang dikeluarkan Automatic Data Processing dinyatakan bahwa perusahaan swasta menambah 3 juta pekerjaan pada Mei.

“Pelonggaran lockdown di AS terbukti berdampak positif terhadap kegiatan perekonomian. Indeks manufaktur ISM dan laporan payroll ADP menunjukkan terjadinya peningkatan setelah pelonggaran berlangsung,” jelas An Young-Jin, analis SK Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing menjual saham senilai 13 miliar won dan 210 miliar won, sedangkan investor institusi membeli saham senilai 214 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,57 persen, saham SK Hynix sebaliknya merosot 1,06 persen. Perusahaan operator portal internet Naver melonjak 2,97 persen, sedangkan saham Kakao melambung 5,94 persen.

Saham perusahaan biofarmasi terdongkrak kabar keefektifan vaksin virus Corona (COVID-19) yang dikembangkan Pfizer dan BioNtech. Saham Samsung Biologics dan Celltrion masing-masing melambung 4,52 persen dan 3,70 persen.

Saham SK Biopharmaceuticals meroket 29,59 persen dalam debutnya di Bursa Korea hari ini. Penawaran IPO (Initial Public Offering) Biopharma tercatat sebagai penawaran IPO terbesar tahun ini di Bursa Korea.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.200 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 98,30 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 6.032,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 64,59 poin, atau sekitar 2,13 persen, menjadi 3.090,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 665,24 poin, atau sekitar 2,72 persen, menjadi 25.092,43.