TBIG Menambah Deretan Emiten Yang Batalkan Rencana Buy Back

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membatalkan rencana pembelian kembali saham (buy back) beredar di publik, tanpa melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang  Saham (RUPS).

Berdasarkan keterangan resmi emiten anjungan telekomunikasi tersebut pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2020) bahwa perseroan tidak melaksanakan buy back sampai dengan berakhirnya masa periode buy back tanggal 23 Juni 2020.

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar seiring dengan pandemi Covid-19, maka perseroan memutuskan untuk menjaga kondisi arus kas dan tingkat utang terlebih dahulu,” tulis keterangan tersebut.

Sebelumnya, perseroan merencanakan membeli sebanyak-banyaknya 1,132 miliar saham atau 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Untuk diketahui, pada akhir Maret 2020, perseroan mencatatkan kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1,9 trilun. Sedangkan surat utang yang akan jatuh tempo jangka pendek sebesar Rp2,1 triliun.

Dengan demikian, TBIG menambah deretan emiten-emiten yang membatalkan rencana buy back tanpa RUPS.

Berdasarkan data  BEI, per tanggal 22 Juni 2020, terdapat 39 emiten dari 67 emiten yang sudah habis periode buy back. Sayangnya, nilai pelaksanaan buy back hanya sebesar Rp1,4 triliun atau 8,9% dari total nilai rencana sebesar Rp19,6 triliun.