Terapkan PSAK 73, Laba MAPI Amblas 83%

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPImencatatkan laba bersih sebesar Rp27,3 miliar pada kuartal I 2020, atau turun 83,63% dibanding kuartal I 2019, yang tercatat sebesar Rp166,8 miliar.

Investor Relations & Corporate Communications MAPI, Ratih D. Gianda menyatakan, penurunan laba bersih itu lebih disebabkan salah satunya faktor penerapan standar akuntansi baru, yakni PSAK 73 Sewa (IFRS 16 Leases).

“Penerapan PSAK 73 ini mengakibatkan berkurangnya laba bersih sejumlah Rp30 miliar, menjadi Rp27,3 miliar dari yang seharusnya Rp57,3 miliar,” jelas Ratih dalam siaran pers, Selasa (30/6/2020).

Padahal, pendapatan bersih tercatat sebesar Rp4,71 triliun, atau tumbuh 0,68% dibanding kuartal I 2019, yang tercatat sebesar Rp4,68 triliun.

Sebagai dampaknya, laba usaha menjadi sebesar Rp161,4 miliar, atau turun dari Rp286,9 miliar di kuartal pertama 2019, sedangkan EBITDA tumbuh sebesar 57,8% menjadi Rp779,5 miliar.

Lebih lanjut, Ratih juga menegaskan, emiten ritel gaya hidup ini, akan menitikberatkan pada peningkatkan penjualan melalui omni channel, melakukan penghematan melalui sejumlah efisiensi biaya, serta berkomunikasi secara intensif dengan para pemilik merek dan vendor.

“Kami juga telah melakukan investasi dalam meningkatkan kemampuan online, mobile dan media sosial perusahaan,” jelas dia.

Adapun kehadiran DIGIMAP bertepatan dengan anjuran pemerintah untuk bekerja dari rumah (WFH), sehingga para eksekutif dan konsumen muda dapat memenuhi kebutuhan perlengkapan digital seperti komputer, telepon genggam, dan aksesoris pelengkapnya untuk memaksimalkan waktu di rumah.

“Demikian juga dengan pencapaian gerai supermarket Foodhall, telah melebihi target melalui penyediaan kebutuhan dasar dan perlengkapan kebersihan yang diperlukan masyarakat. Selain itu, Divisi Food & Beverage, seperti Starbucks, Pizza Marzano, Genki Sushi, PAUL Bakery, Burger King dan Domino’s Pizza tetap melayani para pelanggan setianya melalui jasa pengiriman online,” papar dia.