Furnitur Jadi Prioritas Ekspor Selama Pandemi Covid-19

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebutkan bahwa kinerja ekspor harus tetap ditingkatkan, terutama untuk sektor UKM seperti furnitur yang masih memiliki order yang cukup banyak selama pandemi covid-19.

"Furnitur kan jadi prioritas ekspor, kemudian produk makanan dan minuman produk berbasis hasil laut, muslim fesyen, termasuk halal food dan sebagainya," kata Teten dalam webinar yang diselenggarakan MarkPlus, Inc. secara virtual, Senin, (29/6/2020).

Selain permintaan dunia yang tinggi, ekspor UKM furnitur bisa dikembangkan dengan melimpahnya bahan baku di dalam negeri. Sehingga unit produksi bisa ditingkatkan untuk mengisi pasar yang lebih luas.

"Ekspor kita akan fokus pada beberapa produk yang memang permintaan dunia ada dan cukup tinggi, karena kita punya keunggulan dan suplai bahan baku tinggi salah satunya furnitur," paparnya.

Karena itu, disampaikan Teten, pemerintah bakal mendorong peningkatan ekspor UKM prioritas dengan memberikan fasilitas modal kerja.

Kemudian promosi juga akan dibantu tim yang ada di berbagai dunia dengan memanfaatkan marketplace online setempat dengan menggandeng diaspora.

"Peran swasta juga dilibatkan Hub UMKM dan melibatkan diaspora di luar untuk ritel ekspor dengan memanfaatkan market digital di setiap negara tujuan ekspor, ini kami akan siapkan," tuturnya.

Lebih lanjut Teten menambahkan, bahwa skala prioritas jangka pendek perlu dilakukan sebagai strategi peningkatan kinerja ekspor produk UKM yang masih berada di level rendah, yakni 14 persen dari total PDB.

Setelah pertumbuhan ekonomi nasional kembali pulih, program pendampingan akan kembali dilakukan untuk pengembangan beragam sektor.

"Kita tahu statistik UMKM ini ada 64 juta dan ini besar sekali. Sehingga kami harus melakukan fokus kerja sama di sektor mana yang diprioritaskan," tandasnya.