Indeks Kospi Melonjak 1,05 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul Korea Selatan, melonjak 22,28 poin, atau sekitar 1,05 persen, pada Jumat (26/6/2020), menjadi 2.134,65. Volume perdagangan moderat mencapai 728 juta saham senilai 9,4 triliun won atau sekitar US$7,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 432 berbanding 395.

Indeks Kospi meningkat mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang terdongkrak penguatan saham sektor perbankan. Angka indeks juga terpengaruh pergerakan naik saham perusahaan teknologi.

“Pasar saham menyambut baik pelonggaran aturan perbankan Amerika Serikat sehingga indeks Kospi berakhir di teritori positif,” kata Seo Jung-Hun, analis Samsung Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 61,5 miliar won dan 106,2 miliar won, sedangkan investor institusi melepas saham senilai 163,7 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melambung 2,7 persen, sedangkan saham SK Hynix menguat 0,36 persen. Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing melonjak 2,1 persen, 1,72 persen, dan 3,78 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics turun 0,61 persen. Saham Celltrion anjlok 1,11 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.200,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen. Dalam sepekan terakhir angka indeks meningkat 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia menanjak 86,40 poin, atau sekitar 1,49 persen, menjadi 5.904,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam melemah.

Bursa saham di Tiongkok tutup sehubungan berlangsungnya perayaan hari kedua Festival Perahu Naga.