Indeks Kospi Terjun 2,27 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 49,14 poin, atau sekitar 2,27 persen, pada Kamis (25/6/2020), menjadi 2.112,37. Volume perdagangan mencapai 1 miliar saham senilai 10,6 triliun won atau sekitar US$8,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 732 berbanding 145.

indeks Kospi mengalami penurunan tajam seiring melemahnya Wall Street yang dipicu kekhawatiran terhadap meningkatnya jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat. Volume perdagangan terbatas seiring berlangsungnya hari libur di Tiongkok.

“Mencuatnya kekhawatiran terhadap penyebaran COVID-19 menimbulkan sentimen negatif di pasar saham,” kata Lee Won, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 280,3 miliar won dan 1,45 triliun won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 1,3 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,89 persen dan 1,98 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing terjun 3,5 persen dan 3,29 persen.

Saham perusahaan baja POSCO tergelincir 2,7 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,49 persen dan 0,94 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.204,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,9 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 148 poin, atau sekitar 2,48 persen, menjadi 5.817,70. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.